Kamis, 04 Februari 2016

Posted by Joko Ibrahim on 02.48 | No comments
TULUNGAGUNG-HANGER KAWAT UNTUK KEBUTUHAN SEHARI-HARI. Pada kesempatan ini, kami akan share mengenai  produksi hanger baju dengan bahan dasar kawat berbasis home industri. Dengan kata lain bahwa kekuatan lokal masyarakat di daerah mempunyai daya serta upaya dalam mensukseskan industri nasional. Kenyataan ini juga membuktikan bahwa teori kapitalisme industri yang menyatakan bahwa hanya kalangan pengusaha berlimpah dana, manajemen kuat serta pemasaran luas, faktanya tak mampu membunuh potensi Industri kecil. Salah satunya adalah industri yang kami sebutkan diatas. 

Pada prinsipnya, produk ini dibuat dari KAWAT GALVANIS berdiameter 2,5 – 3.0 mm (ukuran kecil-jumbo). Bahan ini  dapat dibeli dari pabrik kawat dengan kisaran harga Rp. 9,500/kg. Selanjutnya kawat  dibentuk sesuai dengan ukuran dengan menggunakan alat bantu semi modern. Setelah terbentuk maka dilanjutkan dengan pemutihan, atau yang kebih dikenal dengan Electro Coating

 

Tulisan ini merupakan catatan perjalanan kami sebagai salah satu pelaku industri pembuatan hanger kawat berbasis home industri antara tahun 2009-2014 di Desa Beji LK II RT 03 RW 01. Desa Ngunut. Kecamatan Ngunut. Kabupaten Tulungagung. Provinsi Jawa Timur.

Wilayah diatas (dulu) terkenal dengan Industri konveksi tas rangsel, ikat pinggang, baju celana TNI, namun sebenarnya industri pengolahan berupa Hanger (gantungan baju) lebih mendominasi.


HANGER KAWAT UNTUK KEBUTUHAN SEHARI-HARI

HANGER KAWAT BAJU DAN CELANA PANJANG 37 CM.
FINISHING ELECTRO PLATTING GOLD DAN SILVER
UKURAN KAWAT 2,8 MM/KAWAT GALVANIZE 
HARGA 9.500/LUSIN
KEGUNAAAN UNTUK MENGGANTUNG BAJU DAN CELANA
DALAM KEADAAN BASAH BISA MENHAN BEBAN BERAT HINGGA 5 KG
MINIMAL ORDER 50 LUSIN ( 1 KOLI)



HANGER KAWAT UNTUK KEBUTUHAN SEHARI-HARI


HANGER KAWAT CELANA PANJANG 38 CM.
FINISHING ELECTRO PLATTING GOLD DAN SILVER
UKURAN KAWAT 2,8 MM/KAWAT GALVANIZE 
HARGA 9.500/LUSIN
KEGUNAAAN UNTUK MENGGANTUNG CELANA JEANS
DALAM KEADAAN BASAH BISA MENAHAN BEBAN BERAT HINGGA 5 KG
MINIMAL ORDER 50 LUSIN ( 1 KOLI)


Indikasi ini dapat diamati, dari pertambahan para produsen hanger kawat yang semakin bertambah dengan rasio setiap tahun hampir 5-10 produsen muncul semenjak tahun 2003. Peningkatan semacam ini tidaklah mengherankan, karena masyarakat Ngunut terkenal dengan semangat dan etos kerja yang berlandaskan pada pemberdayaan.

Namun,dari semua ini,mereka mempunyai kesadaran diri yang bahwa keharusan bergerak dan merubah diri yang menjadi kekuatan dasar,yang darinya muncul ide kreatifitas dan semangat kerja yang luar biasa.Pemikiran ini wajar, karena secara secara geografis daerah ini bahka kalah maju dari kota –kota utara yang lebih maju.

Catatan mendasar dalam produksi hanger kawat di daerah Ngunut adalah adanya penggunaan teknologi tepat guna yang berupa rakitan berbagai alat yang penggarapannya di las bubut, namun cukup untuk membantu sistem kerja. Dan yang terpenting adalah hasil jadinya tak kalah dengan kekuatan produksi pabrik. Menariknya, produsen hanger kawat Ngunut juga menggunakan teknologi electro coating. Pencapaian teknologi semacam ini telah bisa dilakukan oleh para pelaku industri,bahkan hampur semua home industri hanger mempunyai peralatan ini.


Analisa Pasar
Memang betul,bahwa produk hanger kawat buatan produsen Ngunut bila dibandingkan dengan buatan pabrik semisal Jakarta ataupun tangerang sangat jauh dalam skala produksinya dan spesifikasi pengunaan bahan bakunya. Bilamana produksi dari dua kota besar tersebut memakai spesifikasi kawat yang berdiameter 2,1, produsen ngunut memakai diameter kawat 2,6 mm. Dari segi harga jual, produk dari Jakarta dan tangerang berkisar 5,000- 6,000 per 10 pca nya,namun di Ngunut memakai standart lusinan sekitar 8,600 per lusin.

Namun,hukum perdagangan tidak permanen,dan kenyataan membuktikan bahwa hanger kawat yang notabenenya berbasis home industri juga menguasai banyak pasar di seluruh Indonesia. Melalui kerjasama yang telah bertahun-tahun,para pedagang dari wilayah sragen,klaten dan kudus secara rutin “kulakan”ke daerah Ngunut. Selanjutnya,hanger kawat dikirim ke berbagai wilayah Indonesia dengan cara door to door atau yang lebih dikenal dengan 10.000 / 3 ( sepuluh ribu tiga).


Kesimpulan
Dari gambaran diatas,dapat kami simpulkan bahwa hanger kawat yang berbasis hme industri layak diperhitungakn dan memiliki fondasi kokoh dalam bahan,teknis serta pemasaran. Dan yang lebih dari itu,dengan semngat komptetitif bahwa Ngunut berpotensi sebagai pemasok hanger kawat terbesar di Indonesia.


Edisi liputan minggu ini adalah mengenai produksi hanger coating powder (tercelup). Bahwa pada dasarnya, hanger kawat yang dijual adalah dengan finishing electrocoating. Perbedaannya terletak pada hasil jadinya..
Coating powder



HANGER KAWAT COATING POWDER UNTUK BAJU DAN CELANA PANJANG 37CM.
FINISHING COATING POWDER
UKURAN KAWAT 2,6 MM/KAWAT GALVANIZE 
HARGA 12.500/LUSIN
KEGUNAAAN UNTUK MENGGANTUNG BAJU DAN CELANA
DALAM KEADAAN BASAH BISA MENAHAN BEBAN BERAT HINGGA 5 KG
MINIMAL ORDER 50 LUSIN ( 1 KOLI)

Secara teknis,produksi hanger coating powder dimulai dari hanger yang sudah terbentuk (belum ter-electrocoating). Nah, dari bentuk tersebut, maka masuk dapur produksi dengan seperangkat bubuk powder coating, oven pemanas.

Adapun produk yang bisa di coating powder adalah hanger (gantungan baju), hanger dinding (castok). Kelebihan dari produk dengan finishing ini adalah DIJAMIN TIDAK KARAT dan tidak mudah bengkok.






HANGER KAWAT FOLDING DINDING.
FINISHING ELECTRO PLATTING
UKURAN KAWAT 3.0 MM/KAWAT GALVANIZE 
HARGA 22.500/PCS
KEGUNAAAN UNTUK MENGGANTUNG PAKAIAN BAYI
TERDIRI DARI 20 STIK
DALAM KEADAAN BASAH BISA MENAHAN BEBAN BERAT HINGGA 5 KG
MINIMAL ORDER 50 PCS ( 1 KOLI)





HANGER DINDING/CASTOK PANJANG 40 CM.
FINISHING ELECTRO PLATTING
UKURAN KAWAT 2,8 MM/KAWAT GALVANIZE 
HARGA 23.500/LUSIN
KEGUNAAAN UNTUK MENGGANTUNG BAJU DAN CELANA
DALAM KEADAAN BASAH BISA MENHAN BEBAN BERAT HINGGA 5 KG
MINIMAL ORDER 50 LUSIN ( 1 KOLI)


HANGER DINDING/CASTOK KAYU PANJANG 40 CM.
FINISHING PERNIS KAYU DIBALUT PLASTIK
HARGA 15.500/LUSIN
KEGUNAAAN UNTUK MENGGANTUNG BAJU DAN CELANA
DALAM KEADAAN BASAH BISA MENHAN BEBAN BERAT HINGGA 3 KG
MINIMAL ORDER 50 LUSIN ( 1 KOLI)

HANGER DINDING/CASTOK POWDER COATING PANJANG 40 CM UKURAN JUMBO
FINISHING POWDER COATING
HARGA 26.500/LUSIN
KEGUNAAAN UNTUK MENGGANTUNG BAJU DAN CELANA
DALAM KEADAAN BASAH BISA MENHAN BEBAN BERAT HINGGA 3 KG
MINIMAL ORDER 50 LUSIN ( 1 KOLI)

HANGER DINDING/CASTOK POWDER COATING PANJANG 40 CM UKURAN KECIL
FINISHING POWDER COATING
HARGA 21.500/LUSIN
KEGUNAAAN UNTUK MENGGANTUNG BAJU DAN CELANA
DALAM KEADAAN BASAH BISA MENHAN BEBAN BERAT HINGGA 3 KG
MINIMAL ORDER 50 LUSIN ( 1 KOLI)

BACA JUGA
HANGER JILBAB ORGANIZER || RAK HELM ORGANIZER  || HANGER JILBAB RING BULAT || TAS RANSEL || RAK SEPATU || TAS OBROK || TAS AYAM JAGO || HANGER KAWAT LAUNDRY || HANGER KAWAT || TAS AYAM JAGO FIBER || TAS SENAPAN ANGIN || TAS TENTARA || TAS KAMERA

CARA ORDER
1.  Kirim Pesanan via SMS or e-mail dari produk yang diminati
2. Tunggu konfirmasi Ketersediaan Barang dan Jumlah yg ditransfer 
3. Transfer Pembayaran & konfirmasi bahwa transfer telah dilakukan 
4. Pengiriman akan dilakukan setelah konfirmasi pembayaran kami terim 
5. Untuk keperluan Pengiriman, harap berikan informasi jelas,nama,alamat & telp. 
6. Setelah paket yang dikirim sampai ke tujuan, mohon untuk memberi info 

SYARAT DAN KETENTUAN
1. Harga belum termasuk ongkos kirim diluar kota Tulungagung
2. Produk kami dijamin dengan kualitas prima
3. Harga bisa berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.
4..Pengiriman barang || JNE || TIKI || POS INDONESIA || INDOPACIFIK ||PAHALA|| DAKOTA || DHL || HERONA ||
5. REKENING BANK MANDIRI a/n : Joko Ibrahim : 138-00-0511094-0. REKENING BANK BRI a/n : Joko Ibrahim : 2065-01-000195-56-0. REKENING BANK BCA a/n : Prisa angi Yulia : 3230410690

KONTAK BISNIS
Telpon/Fax : 0355-394781. SMS/WA : 081282097501. PIN BB 7E599921
 
LOKASI SELLER
Dukuh Beji LK II RT 03 RW 01. Desa Ngunut. Kecamatan Ngunut. Tulungagung. Jawa Timur. 66292



DAERAH OPERASIONAL KIRIMAN
SUMATRA^^^^Lampung, Padang, Pekanbaru, Medan, Aceh, Riau, Palembang, Panam^^^^JAWA BARAT DAN JAKARTA^^^^Bandung, Jabotabek( Jakarta, Bogor,Tangerang,Bekasi) Cirebon^^^^JAWA TENGAH DAN DIY^^^^Semarang, Salatiga, Yogya, Sleman, Bantul, Gunungkidul, Solo, Rembang, Blora, Pati, Cepu, Pekalongan, Purwokerto, Tegal^^^^JAWA TIMUR^^^^Nganjuk, Caruban, Ponorogo, Magetan, Ngawi, Madiun, Kediri, Pare, Tulungagung, Kediri, Blitar, Malang, Jember, Banyuwangi, Situbondo, Besuki, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Krian – Kertosono, Sidoarjo, Jombang,^^^^MADURA^^^^Bangkalan, Sampang, Sumenep, Madura, Sumenep, Kalianget^^^^BALI^^^^Ampenan, Cakranegara, Singaraja, Gianyar, Klungkung, Tabanan, Negara, Denpasar^^^^NTT DAN NTB^^^^Bima, Ruteng, Lombok, Kefamenanu, Flores, Ende, Kupang, Sumbawa Besar^^^^KALIMANTAN^^^^Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Bontang, Berau,Martapura, Tanjung Palas, Tarakan, Bitung, Ketapang, Sampit, Palangkaraya ^^^^SULAWESI^^^^Pudai, Pare, Palu, Gorontalo, Makasar, Manado, Pare- pare, Sidrap, Pinrang, Kendari^^^^AMBON^^^^Ambon, Maluku,Tual, Saparua^^^^IRIAN JAYA^^^^Jayapura, Sorong, Mbima, Fak-Fak, Maumere, Timika, Merauke, Waingapu

0 komentar:

Posting Komentar

cari disini